PENTA’BIRAN DADA CHANDRA RAMADHAN YANG TERBUKTI BENAR SEPUTAR MIMPI II!
.
By: Dada Chandra Ramadhan!
Wahai para pembaca yang Budiman yang Insya Allah bakalan selalu dirahmati oleh Allah ‘Azza Wajalla, pada postingan sebelumnya aku (Dada Chandra Ramadhan) pernah membahas panjang-lebar seputar dalil-dalil mimpi, serta aku sudah pernah menta’birkan mimpi oranglain.
Maka kini izinkanlah Dada Chandra Ramadhan (Diriku) untuk memposting tentang penta’biran ku (pentakwilkan ku) seputar mimpi seseorang, dan Alhamdulillah! ternyata mimpinya ini terbukti benar.
Maka simaklah postingan ini baik-baik!
.
.
MIMPI KEPALA COPOT ATAU DIPENGGAL ATAU DIBACOK!
.
Ada seseorang berkata kepadaku: “Aku sungguh kaget karena aku mimpi kepala ku ini copot dan mimpi ini kurang lebih sudah tiga kali, bahkan kepala ku dipenggal atau dibacok.”
Aku bertanya kepadanya: “Apakah kamu senang menonton acara-acara Televisi yang sadis?…”.
Dia menjawab: “Aku tidak suka. Sungguh itu ialah hal yang sangat mengerikan!”.
Aku berkata kepadanya: “Sebelumnya marilah kita kaji terlebih dahulu ucapan dari Ali Bin Abu Thalib RA: ‘Ketahuilah bahwa sabar, jika dipandang dalam permasalahan seseorang adalah ibarat kepala dari suatu tubuh. Jika kepalanya hilang maka keseluruhan tubuh itu akan membusuk. Sama halnya, jika kesabaran hilang, maka seluruh permasalahan akan rusak.’ (Dari Ali Bin Abi Thalib). Dari sini kita bisa memetik hikmah bahwasanya kesabaran adalah diibaratkan sebagaimana kepala. Manusia bisa hidup tanpa kaki; tanpa mata; tanpa telinga; tanpa tangan; tanpa gigi; dsb. Namun mana mungkin manusia bisa hidup tanpa kepala. Jadi kesabaran adalah diibaratkan sebagai kepala makhluk hidup. Tanpa sabar, manusia akan menjadi mudah marah; mudah tersulut emosi; mudah berkelahi; merebaknya peperangan dimana-mana. Dan lebih parahnya lagi tanpa kesabaran manusia akan murtad dari Islam Rahmatan Lil ‘Alamin.”
Dia bertanya kepadaku: “Kenapa tanpa sabar manusia bisa murtad dari Islam?…”
Aku menjawab kepadanya: “Pikirlah oleh logika mu, seandainya kamu sedang mencari kebenaran Islam, namun Allah belum memperlihatkannya kepadamu. Tiba-tiba saja hari Natal tiba, kamu melihat ummat Kristen Kafirun begitu sangat baik kepadamu. Tanpa sabar, kamu bisa saja murtad dari Islam. Namun jika kamu sabar, maka kamu akan selalu bersabar kepada Allah hingga kebenaran Islam nampak di depan mata mu.
Bahkan bisa juga diibaratkan sebagai contoh yang lain dari ini. Misalkan kamu itu miskin; hingga mau makan pun kamu kelaparan. Tiba-tiba datanglah segorombolan majelis Gereja mengusap kepala mu sambil memberi beras satu karung, tapi dengan catatan kau wajib masuk Kristen detik itu juga. Jika kamu tidak sabar, seketika itu kamu akan murtad dari Islam dan menjadi musuh Allah. Padahal andai saja jikalau kamu sabar kamu akan siap menerima apa adanya dan menanti Allah menurunkan rizqi-Nya khusus kepadamu!”.
Setelah itu, aku sambung lagi berbicara kepadanya: “Jadi ta’bir mimpi mu ini ialah sebuah nasihat yang begitu sangat berharga kepadamu. Mungkin aja selama ini kamu itu orangnya darah tinggi; pemarah; tempramental; pokoknya mudah marah deh. Insya Allah ta’bir mimpi ku ini benar bagimu!”.
Wahai para pembaca yang Budiman, Alhamdulillah!, dia membenarkan penta’biran ku mengenai mimpi ini, karena dia berkata kepadaku: “Hai Dada Chandra Ramadhan, sungguh penta’biranmu ini benar-benar tepat bagiku. Aku ini sifatnya pemarah, bahkan tak jarang oranglain menganggapku sebagai orang yang tempramental. Makasih banyak atas penta’biran mu tentang mimpi ku ini!”.
Aku berkata kepadanya: “Ya Alhamdulillah!, kalau memang penta’biran ku ini terbukti benar untuk mimpi mu and karakteristik mu! Tapi sebelumnya, marilah kita mengkaji dahulu hadits shahih ini:
Dikisahkan ada seorang laki-laki berkata kepada Rasulullah SAW: “Berilah aku wasiat (Berilah aku nasehat)!”. Rasulullah SAW bersabda: “Jangan marah!” Dia bertanya berulang-ulang, namun tetap Rasulullah SAW menjawabnya: “Jangan Marah!”. (Hadits Riwayat Bukhari, Dari Abu Hurairah RA).
Kita bisa melihat dari hadits ini bahwasanya memang amarah itu ialah sesuatu hal yang sangat jelek, apalagi pemarah dengan alasan darah tinggi ataupun tempramental.
Jadi mulai dari sekarang, jadilah orang yang sabar didalam segala hal, termasuk menahan rasa amarah!”.
.
.
KESIMPULAN!
.
Wahai para pembaca yang Budiman, inilah postingan artikel ku yang membahas mengenai penta’biran mimpi, dan Alhamdulillah ternyata itu terbukti benar.
Jadi ta’birkanlah mimpi mu dengan berlandaskan Al-Qur’an dan Assunnah!
Dan Insya Allah di setiap mimpi itu ada hikmahnya sebagai pembelajaran bagi kita semua!
Semoga bermanfa’at!
Wassalam!
.























