PENTA’BIRAN DADA CHANDRA RAMADHAN YANG TERBUKTI BENAR SEPUTAR MIMPI II!

PENTA’BIRAN DADA CHANDRA RAMADHAN YANG TERBUKTI BENAR SEPUTAR MIMPI II!

.

By: Dada Chandra Ramadhan!

Wahai para pembaca yang Budiman yang Insya Allah bakalan selalu dirahmati oleh Allah ‘Azza Wajalla, pada postingan sebelumnya aku (Dada Chandra Ramadhan) pernah membahas panjang-lebar seputar dalil-dalil mimpi, serta aku sudah pernah menta’birkan mimpi oranglain.

Maka kini izinkanlah Dada Chandra Ramadhan (Diriku) untuk memposting tentang penta’biran ku (pentakwilkan ku) seputar mimpi seseorang, dan Alhamdulillah! ternyata mimpinya ini terbukti benar.

Maka simaklah postingan ini baik-baik!

.

.

MIMPI KEPALA COPOT ATAU DIPENGGAL ATAU DIBACOK!

.

Ada seseorang berkata kepadaku: “Aku sungguh kaget karena aku mimpi kepala ku ini copot dan mimpi ini kurang lebih sudah tiga kali, bahkan kepala ku dipenggal atau dibacok.”

Aku bertanya kepadanya: “Apakah kamu senang menonton acara-acara Televisi yang sadis?…”.

Dia menjawab: “Aku tidak suka. Sungguh itu ialah hal yang sangat mengerikan!”.

Aku berkata kepadanya: “Sebelumnya marilah kita kaji terlebih dahulu ucapan dari Ali Bin Abu Thalib RA: ‘Ketahuilah bahwa sabar, jika dipandang dalam permasalahan seseorang adalah ibarat kepala dari suatu tubuh. Jika kepalanya hilang maka keseluruhan tubuh itu akan membusuk. Sama halnya, jika kesabaran hilang, maka seluruh permasalahan akan rusak.’ (Dari Ali Bin Abi Thalib). Dari sini kita bisa memetik hikmah bahwasanya kesabaran adalah diibaratkan sebagaimana kepala. Manusia bisa hidup tanpa kaki; tanpa mata; tanpa telinga; tanpa tangan; tanpa gigi; dsb. Namun mana mungkin manusia bisa hidup tanpa kepala. Jadi kesabaran adalah diibaratkan sebagai kepala makhluk hidup. Tanpa sabar, manusia akan menjadi mudah marah; mudah tersulut emosi; mudah berkelahi; merebaknya peperangan dimana-mana. Dan lebih parahnya lagi tanpa kesabaran manusia akan murtad dari Islam Rahmatan Lil ‘Alamin.”

Dia bertanya kepadaku: “Kenapa tanpa sabar manusia bisa murtad dari Islam?…”

Aku menjawab kepadanya: “Pikirlah oleh logika mu, seandainya kamu sedang mencari kebenaran Islam, namun Allah belum memperlihatkannya kepadamu. Tiba-tiba saja hari Natal tiba, kamu melihat ummat Kristen Kafirun begitu sangat baik kepadamu. Tanpa sabar, kamu bisa saja murtad dari Islam. Namun jika kamu sabar, maka kamu akan selalu bersabar kepada Allah hingga kebenaran Islam nampak di depan mata mu.
Bahkan bisa juga diibaratkan sebagai contoh yang lain dari ini. Misalkan kamu itu miskin; hingga mau makan pun kamu kelaparan. Tiba-tiba datanglah segorombolan majelis Gereja mengusap kepala mu sambil memberi beras satu karung, tapi dengan catatan kau wajib masuk Kristen detik itu juga. Jika kamu tidak sabar, seketika itu kamu akan murtad dari Islam dan menjadi musuh Allah. Padahal andai saja jikalau kamu sabar kamu akan siap menerima apa adanya dan menanti Allah menurunkan rizqi-Nya khusus kepadamu!”.

Setelah itu, aku sambung lagi berbicara kepadanya: “Jadi ta’bir mimpi mu ini ialah sebuah nasihat yang begitu sangat berharga kepadamu. Mungkin aja selama ini kamu itu orangnya darah tinggi; pemarah; tempramental; pokoknya mudah marah deh. Insya Allah ta’bir mimpi ku ini benar bagimu!”.

Wahai para pembaca yang Budiman, Alhamdulillah!, dia membenarkan penta’biran ku mengenai mimpi ini, karena dia berkata kepadaku: “Hai Dada Chandra Ramadhan, sungguh penta’biranmu ini benar-benar tepat bagiku. Aku ini sifatnya pemarah, bahkan tak jarang oranglain menganggapku sebagai orang yang tempramental. Makasih banyak atas penta’biran mu tentang mimpi ku ini!”.

Aku berkata kepadanya: “Ya Alhamdulillah!, kalau memang penta’biran ku ini terbukti benar untuk mimpi mu and karakteristik mu! Tapi sebelumnya, marilah kita mengkaji dahulu hadits shahih ini:
Dikisahkan ada seorang laki-laki berkata kepada Rasulullah SAW: “Berilah aku wasiat (Berilah aku nasehat)!”. Rasulullah SAW bersabda: “Jangan marah!” Dia bertanya berulang-ulang, namun tetap Rasulullah SAW menjawabnya: “Jangan Marah!”. (Hadits Riwayat Bukhari, Dari Abu Hurairah RA).
Kita bisa melihat dari hadits ini bahwasanya memang amarah itu ialah sesuatu hal yang sangat jelek, apalagi pemarah dengan alasan darah tinggi ataupun tempramental.
Jadi mulai dari sekarang, jadilah orang yang sabar didalam segala hal, termasuk menahan rasa amarah!”.

.

.

KESIMPULAN!

.

Wahai para pembaca yang Budiman, inilah postingan artikel ku yang membahas mengenai penta’biran mimpi, dan Alhamdulillah ternyata itu terbukti benar.

Jadi ta’birkanlah mimpi mu dengan berlandaskan Al-Qur’an dan Assunnah!

Dan Insya Allah di setiap mimpi itu ada hikmahnya sebagai pembelajaran bagi kita semua!

Semoga bermanfa’at!

Wassalam!

.


I DO NOT WANT TO BE SAD UNTIL I DIE!

I DO NOT WANT TO BE SAD UNTIL I DIE!

.

Indeed I am now waiting for her.

I promise that I will faithfully waiting for her until she came back to me again.

Did you know that I’ve parted with her more than one year?…

But I’ll always be faithful waiting for her until she comes back to me again, even after so long I was waiting for her presence.

Please read this carefully!:

“Ku ingin kau tahu;
Diriku disini menanti dirimu;
Meski kutunggu hingga ujung waktuku;
Dan berharap rasa ini akan abadi untuk selamanya!”.

(“I want you to know that;
I am at this place waiting for you;
Although I waited until the end of my time;
And I hope that my love will be lasting forever!”). 

“Bila kita mencintai yang lain;
Mungkinkah hati ini akan tegar;
Sebisa mungkin tak akan pernah;
Sayangku akan hilang!”.

(“If we love somebody could we this strong;
I will fight to win our love will counter all;
I wouldn’t risk my love even just one night;
Our love will stay in my heart;
My heart!”). 

“Oh Tuhan yang kuasa;
Berilah petunjuk-Mu;
Betapa pedih ku rasakan;
Kasihku tak sampai!”.

(“O Almighty God;
Give thy guide;
Really I’m sad;
Because my beloved left me!”). 

“Kekasih hati ku pun telah pula hilang;
Hilang tak berkesan;
Aduhai sayang, Apalah daya;
Cinta hampa hidup ku merana;
Mana dia!”.

(“My beloved had disappeared and left me;
I’m really sad;
Oh dear, I was helpless;
Hollow love makes my life miserable;
Where is she?…”). 

“Senja kini berganti malam;
Menutup hari yang lelah;
Dimanakah engkau berada;
Aku tak tahu dimana.
Pernah kita lalui semua;
Jerit tangis canda tawa;
Kini hanya untaian kata;
Hanya itulah yang aku punya.
Sesungguhnya aku tak bisa;
Jalani waktu tanpamu!”.

(“Now changed, after dusk, then turned into night;
Closing the day that makes us tired;
Where are you located?;
I really do not know where you are there.
We both are always together;
In joy and sorrow;
Now it’s all just a string of words;
That’s all I got.
Surely I cannot;
Live without you!”). 

“Ku punya rasa tak terungkapkan;
Hanya dalam memori hati dan benak ku simpan;
Berat menerima kau pergi tanpa alasan juga; 
Kau buat aku bertanya.
Beribu senandung yang ku nyanyikan;
Pelipur lara basuhkan dahaganya suka ku;
Kata termanis hanya untuk dia kekasih sepanjang hidup;
Ku masih merindukannya!”.

(“I have a feeling of love, yet unspoken;
I only store in my memory, and my heart, and my mind;
I cannot accept the fact that you have left me without any reason;
You really made me wonder.
Thousands of songs that I sang;

As a solace to wash my heart is thirsty;
The words of the most beautiful just for her, who I love in my life;
I still miss her!”). 

“Dik, aku pinta;
Kau akan selalu setia;
Dik, aku mohon;
Kau selalu menemani.
Saat kau tengah terluka;
Kala ku tengah gundah!”.

(“Oh dear, I beg you;
To always be faithful with me;
Oh dear, I beg you;
You’re always faithful to keep me company.
When I’m hurt;
Or when you’re upset!”). 

And if other people expect me to forget her and turn to the other, then know that my love until the end of time!

“Aku tak mudah untuk mencintai;
Aku tak mudah mengaku ku cinta;
Aku tak mudah mengatakan ‘Aku jatuh cinta’.
Senandungku hanya untuk cinta;
Tirakat ku hanya untuk engkau;
Tiada dusta sumpah ku cinta sampai ku menutup mata;
Cinta ku sampai ku menutup mata!”.

(“I’m not easy to love someone;
I’m not easy to admit that I love someone;
I’m not easy to say ‘I fell in love’.
I sing just for love;
I pray just for you;
I really do not lie, that I love her till I die;
My love till I die!”). 

Yes this is me, now I’m alone because my beloved left me.

Did you know that I’ve parted with her more than one year?…

But know, whatever happens I will always be faithful waiting for her to come back with me again.

Therefore, let us jointly clicking this link!:

DADA CHANDRA RAMADHAN WAS WAITING FOR HER!.

READ THIS CAREFULLY!.

 

READ THIS CAREFULLY!

READ THIS CAREFULLY! 

Read this carefully!, For me (For Dada Chandra Ramadhan) this is not just a metaphorical sentence!

At that time when I (Dada Chandra Ramadhan) first left by my beloved, I’m sad and Dada Chandra Ramadhan (I) will not cease weeping!

Earlier I saw the sky so bright and a lot of people who play outside because of the time it was noon and the weather was so bright.

Once I wept, I saw the weather suddenly became dark and overcast and rain instantly when I’m crying.

Because of that story, I remembered a song called Kehampaan Hati (My Heart Is Hollow)!: 

“Deras hujan yang turun;
Aku menangis memeluk bayangmu.
Derai air mata ku;
Membasuh hati terluka kau tinggalkan aku. 

Cinta putih yang akan kau beri namun tak sempat kau ungkapkan;
Mengisi kehampaan hati ku disini;
Sebening embun pagi luruh menetas di dedaunan;
Ku tangisi kepergianmu, Cinta!”. 

(“Rain fell in torrents;
I actually cried because I remembered you.
My tears drip and my tears soaked into my soul;
I’m sad because you left me. 

Holy love which would you say to me but do not have time for you to tell me;
Fill the emptiness in my heart in this place; 
Dew in the morning is so clear but the leaves do not look beautiful;
Actually I was crying because you left me, my dear!”). 

Actually, the sentence “Deras Hujan Yang Turun (Rain Fell In Torrents)” it actually only metaphorical sentences are contained within the lyrics of the song.

But for me, it is precisely the truth, that when I burst into tears because it was left by my beloved, suddenly the sky was overcast and heavy rain fell.

But know that when it’s not the rainy season, because at the time was months in the dry season!!!

Therefore now I’m waiting for her, and I’ll always be faithful waiting for her even though every second has passed!

And permit me to sing!:

“Ku teringat hati yang bertabur mimpi;
Kemana kau pergi, Cinta;
Perjalanan sunyi yang ku tempuh sendiri;
Kuatkanlah hati, Cinta.
Ingatkah engkau kepada embun pagi bersahaja;
Yang menemaniku sebelum cahaya?;
Ingatkah engkau kepada angin yang berhembus mesra;
Yang akan membelaimu, Cinta?!”. 

(“I thought of a heart full of dreams;
Where you go, my dear?;
Now I’m traveling alone;
Therefore grant me the power of the heart, my dear.
Do you remember a very beautiful morning dew;
That accompanied me before the light?;
Do you remember the breeze;
And the wind was caressing me, my dear?!”). 

“Disini aku masih sendiri;
Merenungi hari-hari sepi;
Aku tanpamu;
Masih tanpamu.
Bila esok hari datang lagi;
Ku coba untuk hadapi semua ini;
Meski tanpamu oh oh;
Meski tanpamu.
Suara, dengarkanlah aku;
Apa kabarnya pujaan hati ku;
Aku disini menunggunya;
Masih berharap di dalam hatinya.
Suara, dengarkanlah aku;
Apakah aku ada di hati nya;
Aku disini menunggunya;
Masih berharap di dalam hatinya!”. 

(“In this place I was alone;
Now I’m still lonely;
I was not accompanied by you;
Until now I was not accompanied by you.
If this happen again tomorrow;
So I will try to deal with it;
Although you not next to me;
Although you not next to me.
O Voice, hear me;
How is my beloved now?;
In this place I was waiting for her;
I still hope she comes back to me again.
O voice, hear me;
Am I always in her heart?;
In this place I was waiting for her;
I still hope she comes back to me again!”). 

“Masa yang terindah;
Kini semua telah berakhir;
Karena kau berubah;
Tak seperti dulu lagi!”. 

(“The days are beautiful;
Now all been stopped;
Because you have changed;
That you did not like before anymore!”). 

.

And if other people advised me to forget the idol of my heart, know, that I can not forget it especially hates her!

So until whenever I’m still waiting for her until she comes back to me again!

“Tak kuat ku menahanmu;
Mempertahankan cintaku;
Namun kau begitu saja;
Tak pernah merindu.
Apa kau mengerti ku sedih sendiri;
Tanpa ada kamu ku merasa sepi.
Telah lama ku menantimu;
Diam sendiri menunggu.
Sungguh aku tak bisa;
Sampai kapanpun tak bisa;
Membenci dirimu;
Sesungguhnya aku tak mampu.
Sulit untuk ku bisa;
Sangat sulit ku tak bisa!”. 

(“I really do not strong;
To keep you to defend my love;
But you still;
Never miss me.
Did you know that I was now being sad and now I’m alone?;
If you’re not beside me I feel sad;
I had a very long wait;
I just kept silent all alone waiting for you.
I really can not;
And at any time I cannot;
Hate you and forget you;
Actually I can not forget you.
I find it hard;
And I had a hard time and I could not!”). 

Yes, that’s me, This is Dada Chandra Ramadhan (me) waiting for her!

But know!, Right now I’m waiting for her, and not the slightest intention in my heart to forget about it! 

And now I’m still waiting for her! 

And do not forget to click on this link!:

DADA CHANDRA RAMADHAN WAS WAITING FOR HER!.

That’s my story!

.

 

DADA CHANDRA RAMADHAN WAS WAITING FOR HER!

DADA CHANDRA RAMADHAN WAS WAITING FOR HER! 

.

Now I’m waiting for her and I will always wait until she comes back to me (Dada Chandra Ramadhan) even though every second has passed!

I cannot live without her and she is the idol of my heart of hearts!

.

So please allow me to sing!:

“Aku ingin engkau selalu;
Hadir dan temani aku;
Di setiap langkah yang meyakiniku;
Kau tercipta untukku.
Meski waktu akan mampu;
Memanggil seluruh raga ku;
Ku ingin kau tahu ku selalu milik mu;
Yang mencintaimu;
Sepanjang hidup ku!”. 

(“I want you to always be present and accompany me;
At all times you must accompany me;
Because you created just to keep me company.
Although time would not be able to repeat again;
But I want you to know that myself this is yours;
And I will always love you in my life!”). 

“Aku inginkan dirimu;
Datang dan temui aku;
Kan ku katakan padamu;

Aku sangat mencintai dirimu.
Aku inginkan dirimu;
Datang dan temui aku;
Kan ku katakan padamu;
Aku sangat mencinta!”. 

(“I want you to come and with me again;
Then I will tell you that I love you;
I want you to come and with me again;
Then I will tell you that I love you!”). 

“Takkan pernah ada yang lain di sisi;
Segenap jiwa hanya hanya untukmu;
Dan takkan mungkin ada yang lain disisi;
Ku ingin kau disini;
Tepiskan sepi ku bersamamu;
Hingga akhir waktu!”. 

(“Truly in my heart there will be no other people;
I love only you;
And no way I would love other people besides you;
I want you to accompany me to relieve my loneliness;
Until the end of time!”). 

“Meskipun hatimu tak lagi;
Menemani diriku ini;
Aku bisa yakinkan;
Cintaku takkan hilang.
Sisa hati tetap ku simpan;
Melewati ribuan malam;
Aku bisa bertahan;
Cintaku takkan hilang!”. 

(“Although you no longer accompany me;
But I can assure that my love will not disappear;
My heart will keep my love although I’m not with you;
But I can last that my love will not disappear!”). 

“Biarkan waktu teruslah berputar;
Mencintai kamu penuh rasa sabar;
Meski sakit hati ini kau tinggalkan;
Ku ikhlas tuk bertahan.
Meninggalkan ku tanpa perasaan;
Hingga ku jatuhkan air mata;
Kekecewaanku sungguh tak berarah;
Biarkan ku harus bertahan.
Jangan pernah kau coba untuk berubah;
Tak relakan yang indah hilanglah sudah;
Jangan pernah kau coba untuk berubah;
Tak relakan yang indah hilanglah sudah!”. 

(“Just let time go by;
I love you full of patience;
Although my heart hurt because you left me;
But I’m willing to endure.
You left me without mercy;
Until I burst into tears;
I was disappointed and I was hurt;
Then let me to survive.
Do not you try to change;
Because I do not want my love is gone.
Do not you try to change;
Because I do not want my love is gone!”). 

“Tak pernah terfikir olehku;
Tak sedikitpun ku bayangkan;
Kau akan pergi tinggalkan ku sendiri.
Begitu sulit ku bayangkan;
Begitu sakit ku rasakan;
Kau akan pergi tinggalkan ku sendiri!”. 

(“I never thought and not the least I imagine;
That you’re going to leave me alone.
So hard to I thought, and I felt so sick;
That you’re going to leave me alone!”). 

“Andai bisa ku mengulang waktu hilang dan terbuang;
Andai bisa ku kembali hapus semua pedih;
Andai mungkin aku bisa kembali tulus padanya;
Tapi hidup takkan bisa meski dan air mata!”. 

(“I wish I could repeat the time wasted;
And if I could go back to erase all the sadness;
I wish I could repeat the time back to her sincere;
But that time could never happen again even though I was crying!”). 

“Detik waktu terus berjalan;
Berhias gelap dan terang;
Suka dan duka, tangis dan tawa;
Tergores bagai lukisan.
Seribu mimpi berjuta sepi;
Hadir bagai teman sejati;
Diantara lelahnya jiwa;
Dalam resah dan air mata;
Ku persembahkan kepadamu;
Yang terindah dalam hidupku.
Meski ku rapuh dalam langkah;
Dan tak setia kepadamu;
Namun cinta dalam jiwa hanyalah padamu.
Ma’afkanlah bila hati;
Tak sempurna mencintaimu;
Dalam dada ku harap hanya dirimu yang bertahkta.
Detik waktu terus berlalu;
Semua berakhir padamu!”. 

(“Time goes on that adorn the dark and light;
Joy and sorrow and tears and laughter that fill all the paintings;
My dreams and my loneliness is always present as my true friend;
My heart really tired because I’m upset and I cried;
Now I offer you the most beautiful in my life.
Though I’m fragile in my step and I’m not loyal to you;
But love in my soul just to you;
Forgive my heart when love is not perfect, but in my chest there is only your self.
Time passed and eventually I’ll be with you again!”). 

Until now, she still has not returned to me and not with me anymore.

But Dada Chandra Ramadhan (I) will remain faithful to wait for her, and I will always pray for her to get back to me again as usual!

May The Responsive Allah soon answered my prayers, because I cannot wait to go back with her soon and I want to eliminate all the worries in my mind!

Amen!

.

 

ARE THESE SONGS REALLY TELL YOU ABOUT DADA CHANDRA RAMADHAN’S LIFE?…

ARE THESE SONGS REALLY TELL YOU ABOUT DADA CHANDRA RAMADHAN’S LIFE?… 

At the time I’ve gone to places other than my house that is to my relatives’s house.

Actually I (Dada Chandra Ramadhan) never want to go to my relatives’s house, but my mother forced me to actually go to my relatives’s house are.

Honestly at the time the story took place, I really want to sing a song called Lihatlah Lebih Dekat (Take A Closer Look)!: 

“Hati ku sedih;
Hati ku gundah;
Tak ingin pergi berpisah. 

Hati ku bertanya;
Hati ku curiga;
Mungkinkah ku temui kebahagiaan seperti disini. 

Sahabat yang selalu ada;
Dalam suka dan duka;
Sahabat yang selalu ada;
Dalam suka dan duka. 

Tempat yang nyaman;
Kala terjaga;
Dalam tidur ku yang lelap. 

Pergilah sedih;
Pergilah resah;
Jauhkanlah aku dari salah prasangka. 

Pergilah gundah;
Jauhkan resah;
Lihat segalanya lebih dekat;
Dan ku bisa menilai lebih bijaksana. 

Mengapa bintang bersinar?;
Mengapa air mengalir?;
Mengapa dunya berputar?;
Lihat segalanya lebih dekat;
Dan ku akan mengerti. 

Mengapa bintang bersinar?;
Mengapa air mengalir?;
Mengapa dunya berputar?;
Lihat segalanya lebih dekat;
Dan kau akan mengerti!”. 

(“My heart is sad;
And I feel upset;
Because I did not want to go apart.

Indeed I wondered;
And my heart felt suspicious;
Would I get happiness such in here?.

My best friend is always there;
In joy and sorrow;
My best friend is always there;
In joy and sorrow.

The most warm for me;
Is where I was fast asleep.

Go you, sadly;
Go you, fret;
I do not want to prejudice.

Go you, upset;
I do not want to feel restless;
Let’s look at these things more closely;
We can be more wise.

Why the star is shine?;
Why the water is flow?;
And why the world is spinning?;
Then we have to see everything it’s closer again;
Surely you’ll understand.

Why the star is shine?;
Why the water is flow?;
And why the world is spinning?;
Then we have to see everything it’s closer again;
Surely I’ll understand !”). 

When I got home my relatives, I really must adapt to than ever before, in terms of language; how to dress; how to act; climate; etc..

Native climate in my area it is (not hot climate and the climate is not too cold), but after I went to my relatives’s house which was situated a few miles from my house was very cold climate is like in Pangalengan Malabar tea plantation.

You must have a home in Pangalengan will know how cold the weather was Pangalengan Malabar tea plantation; in Bandung City; West Java; Indonesia.

I really did not feel at home in my relatives’s home, and I want to immediately return to my home.

Honestly as long as there I really wanted to sing a song called Dunya Pasti Berputar (The World Would Spin)!: 

“Dunya pasti berputar;
Ada saatnya semua harus berubah;
Ingat pasti bertukar;
Kita harus siap hadapi semua. 

Ikhlaskan segalanya;
Jalani semua yang ada;
Di dunya. 

Tuhan pasti berikan kita segala yang indah;
Dengan segala anugerah untuk kita;
Yakinkan kita pasti bisa jalani semua;
Jagalah semua yang telah ada untuk hidup kita. 

Dunya pasti berputar;
Ada saatnya semua harus berubah;
Ingat pasti bertukar;
Kita harus siap hadapi semua. 

Ikhlaskan segalanya;
Jalani semua yang ada;
Di dunya!”. 

(“The world would spin;
There are times when everything has to change;
Keep in mind would be exchanged;
Then we must be prepared for everything. 

Then we must give up everything that happened;
And Live the all that has gone in this world. 

Believe that God will give all the best;
With all the grace to us;
Believe that we can certainly deal with all obstacles of life;
So take care of all that has been prepared for our lives. 

The world would spin;
There are times when everything has to change;
Keep in mind would be exchanged;
Then we must be prepared for everything. 

Then we must give up everything that happened;
And Live the all that has gone in this world!”). 

After a few days, I ask my relatives so I could get home to my house.

But they still do not want to take me back to my home.

After about two months I was there, so I’m home alone to my house without a transfer, as long as I ask the cost to go home!

After that, I returned to my house with good health.

I kissed my mother’s hand, saying to her: “I do not feel at home in that place!”. 

Then my mother cried and said to me: “O Dada Chandra Ramadhan, even though you’re not beside me, but I always pray for you that you will always protected by Ta’ala Allah. And indeed the atmosphere of our house was very quiet since you left!”. 

I said: “I want to go back to my house, and I want to get together with you again, let alone soon we will be sawm (fasting) for Ramadan, I wanted to celebrate Eid el-Fitr with you!”. 

My mother replied: “Yes, let us return to our homes!”. 

Well, finally I got back to my house again, and until this moment I can surf again on the internet with you all!

When the story takes place before entering the holy month of Ramadan in the year 2011 AD!

Honestly when I came home from my relatives that I really wanted to sing a song called Ibu (O My Mom)!: 

“Saat kau terbaring;
Dirimu masih tetap terlihat cantik;
Di mata ku;
Seperti dulu. 

Berbagai macam cerita;
Ku dengar lucu dan jenaka. 

Ada cinta yang mengalir di kata mu;
Ada kasih yang tertulus dalam mata mu;
Oh Oh Oh Oh. 

Harap mu ku dengar;
Dari semua doa-doa mu;
Oh Ibu, Ibu. 

Begitu lama kita tak bersama;
Tapi bibir mu selalu mendoa;
Begitu lama ku tak di samping mu;
Walau ku tahu tak kau tinggalkan ku.

Walau sedetik pun takkan kau biarkan;
Diriku menangis bersedih;
Oh Ibu. 

Oh Oh Oh Oh;
Oh Oh Oh Oh. 

Harap mu ku dengar;
Dari semua doa-doa mu;
Oh Ibu, Ibu. 

Begitu lama kita tak bersama;
Tapi bibir mu selalu mendoa;
Begitu lama ku tak di samping mu;
Walau ku tahu tak kau tinggalkan ku. 

Walau sedetik pun takkan ku biarkan;
Dirimu menangis bersedih;
Oh Ibu!”. 

(“When you’re lying;
In my eyes;
You still look beautiful as before. 

Various kinds of stories;
I heard it was funny and witty. 

There is a feeling of love is there in every word you told me;
There is a deep sense of compassion inherent in your eyes;
Oh Oh Oh Oh. 

For I know all your hopes;
Because I like to listen to any your prayers;
O my mom, o my mom. 

It’s been so long we’re not together;
But you always pray for me;
It’s been so long we’re not together;
But I know that you never leave me. 

Although a bit;
You’ll never let me cry, and let me grieve;
O my mom. 

Oh Oh Oh Oh;
Oh Oh Oh Oh. 

For I know all your hopes;
Because I like to listen to any your prayers;
O my mom, o my mom. 

It’s been so long we’re not together;
But you always pray for me;
It’s been so long we’re not together;
But I know that you never leave me. 

Although a bit;
I’ll never let you cry and let you grieve;
O my mom!”). 

Do you think these songs really tell you about my life?… 

If the songs are really telling about my life, so Alhamdulillah!

But if the songs are not fully told about my life just now, it’s okay, because then the song would I edit again, then I will match it with a more appropriate songs.

Finished!

 

BERHARAP WAKTU DAPAT TERULANG KEMBALI!

DADA CHANDRA RAMADHAN! 

.

.

BERHARAP WAKTU DAPAT TERULANG KEMBALI! 

.

By: Dada Chandra Ramadhan! 

Wahai para pembaca yang Budiman yang Insya Allah bakalan selalu dirahmati oleh Allah ‘Azza Wajalla sang Tuhan semesta ‘alam, perkenalkan nama ku adalah Dada Chandra Ramadhan yang terlahir di muka bumi ini.

Sesungguhnya diriku kini sedang bersedih dan termenung.

Aku berharap waktu dapat terulang kembali, namun itu mustahil.

Aku tengah berduka dan bersedih karena telah ditinggalkan sang pujaan.

Terasa waktu terbuang sia-sia jikalau hidupku tanpa dirinya.

Menurut seorang Imam (Sori!, nama Imamnya aku lupa lagi) telah berkata: “Tahukah kamu apa yang semakin menjauh dengan diri kita dan apa yang semakin dekat dengan diri kita?, Sesungguhnya yang semakin menjauh dengan diri kita adalah masa lalu dan yang semakin dekat dengan diri kita adalah kematian!”.

Sesungguhnya semua manusia dan semua materi yang terdapat di jagat raya ini terikat dengan dimensi ruang dan waktu.

Namun yang menjadi perbedaan antara dimensi ruang dan dimensi waktu adalah, klo dimensi ruang bisa kita kendalikan kapan pun dan dimana pun, sedangkan dimensi waktu tidaklah bisa kita kendalikan dan kita otak-atik.

Waktu terus berjalan tanpa bisa kita melawan.

Waktu terus berputar tanpa bisa kita tawar.

Waktu terus berlalu tanpa bisa kita mengubahnya semau kalbu.

Aku berjuang demi mendapatkan cinta ku kembali, namun yang aku rasakan hanyalah membuang-buang energi dan uang dan waktu saja.

Aku tidaklah terlalu bersedih ketika energi dan uang ku terbuang dan menghilang, namun yang membuat aku sedih adalah dimensi waktu yang terus berlalu tanpa bisa terhenti dahulu.

Semuanya ini terjadi seperti mimpi dan aku hampir tak bisa mempercayainya.

Kekasih ku yang selalu aku dambakan tiba-tiba menghilang laksana ditelan bumi dan kini aku tak tau dia entah dimana, dan sungguh aku merindukannya.

Aku rasa ini hanya mimpi buruk yang belum berakhir dan menunggu aku terbangun di pagi hari melihat cahaya mentari yang berseri-seri.

Aku berharap waktu dapat terulang kembali, agar aku bisa selalu bersamanya kembali yang kini sedang aku tunggu walau setiap detik telah berlalu.

Sungguh waktuku terasa terbuang sia-sia jikalau dia tak di sampingku.

Aku sekarang sedang merindukannya dan aku berharap badai segera berlalu.

Aku selalu menangis dan aku selalu bersedih!

Agar tangisan dan kepedihan serta kesedihan ku ini dapat segera berakhir, maka doakanlah aku selalu (doakanlah Dada Chandra Ramadhan selalu) oleh kalian semua agar daku bisa segera melihat cahaya mentari yang sangat indah di pagi hari!

Dan dukunglah aku selalu (Dukunglah Dada Chandra Ramadhan selalu) agar berhasil didalam perjuangan ku ini karena sesungguhnya aku sekarang sedang berjuang sekuat tenaga untuk bisa mendapatkan cintaku kembali!

Amin!

Dan janganlah lupa untuk mengklik Link ini dan kita bernyanyi bersama-sama untuk merasakan kesedihan ku yang sedang merindu kepada sang kekasih hati ku, sesungguhnya sampai detik ini, aku sedang menunggunya!:

1] DADA CHANDRA RAMADHAN SEDANG MENUNGGUNYA! 

2] BACALAH INI BAIK-BAIK! 

3] TAK MAU MANYUN SAMPAI MENUTUP MATA! 

.

 

DADA CHANDRA RAMADHAN = KELINCI BERSUJUD!

DADA CHANDRA RAMADHAN! 

.

.

DADA CHANDRA RAMADHAN!

DADA CHANDRA RAMADHAN!

.

.

KELINCI BERSUJUD! 

.

KELINCI BERSUJUD!

KELINCI BERSUJUD!

KELINCI SEDANG MAKAN!

KELINCI SEDANG MAKAN!

By: Dada Chandra Ramadhan! 

Aku (Dada Chandra Ramadhan) senang banget memelihara hewan peliharaan yakni kelinci.

Bagiku, kelinci adalah satu-satunya hewan yang paling imut and lucu dari paras wajahnya serta gerak-geriknya.

Aku sangat mencintai kelinci ku karena dia adalah hewan peliharaan ku, sesungguhnya aku pun mempunyai burung peliharaan yakni Burung Puter, namun aku lebih mencintai kelinci ku daripada burung ku, tapi sayang sekali kini kelinci ku telah meninggal.

Tahukah kalian semua bahwasanya dahulu sewaktu dia masih hidup, dia tiba-tiba aja bersujud ke arah timur, ke arah matahari terbit di pagi hari?…

Pada mulanya kelinci ku cuman mau menggaruk-garuk kepalanya aja.

Berhubung dengan sifat kelinci itu klo dia mau menggaruk kepala atau wajahnya, pasti tubuhnya agak merunduk ke bawah laksana orang yang sedang bersujud.

Tapi anehnya kelinci ku ini pada saat seteleh menggaruk-garuk kepala nya, dia malah tetap dalam keadaan meruduk dan pada akhirnya dia bersujud menghadap ke arah timur dimana matahari terbit di pagi hari.

Setelah kira-kira tiga menit, dia berhenti bersujud dan kembali lagi melompat-lompat untuk mencari makanan!

Sekian!

.


WORMHOL!

WORMHOL!

.

WORMHOL!

WORMHOL!

WORMHOL!

WORMHOL!

Didalam fisika dan fiksi, Wormhol (Lubang cacing) adalah jalan pintas melalui ILUSI WORMHOL! ruang dan waktu.

Hingga sekarang masih belum diketahui apakah wormhol terbentuk secara alami.

Jika wormhol benar ada, untuk membuat wormhol tetap terbuka, sejenis materi akan dibutuhkan.

Jika tidak, wormhol akan hilang dengan sangat cepat setelah terbentuk.

Jika digambarkan melalui bidang datar, seperti kertas yang dilipat, wormhol membengkokan bidang tersebut, sehingga kedua ujung akan saling bertemu (seperti pada gambar).

Istilah wormhol (wormhole = Lubang cacing) pertama kali digunakan oleh John Archibald Wheeler tahun 1957.

Namun, pada tahun 1921, matematikawan Jerman Hermann Weyl telah mengusulkan teori wormhol!

.


MATAHARI TERBIT!

MATAHARI TERBIT! 

.

MATAHARI TERBIT DI LAUT MATI!

MATAHARI TERBIT DI LAUT MATI!

MATAHARI TERBIT DI PEGUNUNGAN!

MATAHARI TERBIT DI PEGUNUNGAN!

Matahari terbit adalah peristiwa dimana sisi teratas Matahari muncul di atas horizon di timur.

Sesungguhnya matahari terbit tidaklah sama dengan fajar, dimana langit mulai terang, beberapa waktu sebelum Matahari muncul, mengakhiri aram-temaram (peristiwa cahaya Matahari terlihat mulai akhir senja hingga fajar).

Karena refraksi atmosfer menyebabkan Matahari masih dapat terlihat sementara berada di bawah horizon, Matahari terbit dan Matahari terbenam adalah, dari satu sudut pandang, ilusi optik (Ilusi Optik adalah Ilusi yang terjadi karena kesalahan penangkapan mata manusia).

Matahari juga muncul lebih besar di horizon, tapi hal ini merupakan ilusi optik lainnya, sama dengan ilusi bulan (Yakni hanya menurut pandangan manusia saja).

Revolusi Matahari ke barat mengitari bumi setelah keluar dari horizon disebabkan rotasi Bumi dari barat ke timur, sebuah revolusi berlawanan jarum jam ketika dilihat dari atas Kutub Utara.

Ilusi ini sangat meyakinkan bahwa banyak budaya memiliki mitologi dan agama yang dibuat berdasarkan model geosentris, bukanlah berdasarkan model heliosentris.

FAIM ANFA YAHOO ANSWERS!

Efek yang sama dapat dilihat dengan satelit dekat kutub.

.

.

WARNA MATAHARI TERBIT!

.

WARNA MATAHARI TERBIT!

WARNA MATAHARI TERBIT!

MATAHARI TERBIT JIKALAU DILIHAT DARI ANTARIKSA (DI LUAR ANGKASA)!

MATAHARI TERBIT JIKALAU DILIHAT DARI ANTARIKSA (DI LUAR ANGKASA)!

Sesungguhnya rona merah dan oranye langit ketika Matahari terbit dan matahari terbenam disebabkan oleh penyebaran sinar Matahari oleh partikel debu, partikel kecil, aerosol padat lainnya, dan aerosol cair di atmosfer bumi. 

Intensitas warna Matahari terbit dapat melampaui intensitas Matahari terbenam ketika terjadi kebakaran malam hari, letusan gunung berapi atau emisi, atau badai debu di timur.

Sejumlah letusan terakhir, seperbo tahun 1991 Masehi dan Krakatau tahun 1883 Masehi, menghasilkan peristiwa Matahari terbit dan terbenam yang luar biasa di seluruh dunia.

Sesaat sebelum Matahari terbit atau setelah Matahari terbenam cahaya hijau dapat terlihat di angkasa.

 

BAGAIMANAKAH CARA MEMBEDAKAN ANTARA PLANET AND BINTANG JIKALAU DILIHAT DARI BUMI?

DADA CHANDRA RAMADHAN! 

.

.

DADA CHANDRA RAMADHAN!

DADA CHANDRA RAMADHAN!

.

.

BAGAIMANAKAH CARA MEMBEDAKAN ANTARA PLANET AND BINTANG JIKALAU DILIHAT DARI BUMI?… 

.

BAGAIMANAKAH CARA MEMBEDAKAN ANTARA PLANET AND BINTANG JIKALAU DILIHAT DARI BUMI?...

BAGAIMANAKAH CARA MEMBEDAKAN ANTARA PLANET AND BINTANG JIKALAU DILIHAT DARI BUMI?...

BINTANG-BINTANG!

BINTANG-BINTANG!

Salah satu obyek yang paling menarik di langit malam bagi astronom amatir adalah planet-planet besar di tata surya. Paling tidak, ada empat planet utama yang bisa diamati dengan jelas, yakni Planet Venus; Planet Mars; Planet Jupiter; and Planet Saturnus.

Namun, untuk mengamati planet-planet tersebut, seorang pengamat harus bisa membedakan penampakan planet dan bintang di langit malam. Bagi mata orang awam, seluruh obyek tampak sama, berupa titik cahaya yang bertebaran di langit dan secara umum disamakan sebagai “Bintang”.

Padahal, ada perbedaan mendasar antara planet dan bintang. Salah satunya, bintang memancarkan cahaya sendiri (Matahari adalah sebuah bintang, yakni bintang besar), sedangkan planet terlihat bercahaya karena memantulkan cahaya Matahari (seperti Bulan).

PLANET-PLANET!

PLANET-PLANET!

Ada beberapa cara membedakan planet dan bintang di langit malam dengan mata telanjang tanpa bantuan alat. Setelah mata telanjang bisa mengenali mana planet dan mana bintang, baru orang dapat meneropong planet yang ingin diamati. Beberapa caranya adalah!:

1] Cahaya planet tampak lebih terang dan ukurannya lebih besar dibandingkan dengan bintang. Hal ini karena letak planet-planet lebih dekat dengan bumi dibandingkan dengan jarak bintang. Salah satu contoh planet yang paling mudah dikenali adalah planet Venus. Biasanya tampak sesaat setelah Matahari terbenam dan menjelang Matahari terbit. Planet Venus sering disebut “Bintang Fajar” atau “Bintang Kejora” karena cahayanya sangat cemerlang. Adapun Planet Mars dapat dikenali dari cahayanya yang berwarna kemerahan.

2] Cahaya bintang tampak berkelap-kelip, sedangkan cahaya planet cenderung tidak berkelap-kelip. Letak bintang sangat jauh dari Bumi sehingga cahaya yang tiba di permukaan Bumi sudah sangat lemah dan mudah terganggu turbulensi udara di atmosfer. Turbulensi udara ini bisa membiaskan atau membelokkan cahaya sehingga cahaya bintang tampak berkelap-kelip.

Sedangkan cahaya dari planet cenderung lebih stabil karena planet lebih dekat dengan bumi sehingga cahaya yang sampai di permukaan Bumi “lebih banyak”. Gangguan turbulensi udara di atmosfer juga tak terlalu berpengaruh.

3] Apabila pengamatan dilakukan beberapa hari berturut-turut, akan terlihat posisi planet akan berpindah dari hari ke hari (waktu terbit atau terbenam akan berbeda dari hari ke hari). Planet terlihat bergerak terhadap latar belakang bintang-bintang yang lain.

Hal ini disebabkan gerakan Bumi mengelilingi Matahari sehingga posisi planet-planet itu akan terlihat bergeser pada hari yang berbeda. Karakter ini juga dapat dijadikan patokan untuk membedakan planet dan bintang.

.